Polisi masih mendalami penyebab ledakan, yang terjadi di Kupang Segunting, Surabaya untuk memastikan apakah ledakan dipicu kebocoran tabung LPG, atau faktor lain.
Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya mengatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kejadian tersebut, seiring dengan polisi masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui pemicu ledakan.
“Ya, kita dalami. Dari tabung LPG itu, apakah kebocoran atau karena faktor lain, kita sedang dalami,” katanya di Kupang Segunting, Surabaya, (26/10/2026).
Ia memastikan, polisi akan menyampaikan informasi lebih lengkap setelah proses pendalaman dilakukan.
Dalam peristiwa tersebut, dua orang menjadi korban dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Ini ada dua korban, sudah di rumah sakit,” ujarnya.
Satu korban merupakan pemilik rumah yang dirawat di RSUD dr. Mohamad Soewandhie, sedangkan satu korban lainnya merupakan warga terdampak yang dirawat di RS William Booth.
Sebelumnya, BPBD Kota Surabaya juga mencatat ledakan tersebut berdampak pada enam rumah.
Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan dan tingkat kerusakan rumah masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut.(ris/iss)
