Basarnas menyebut tim penyelam gabungan berhasil mengevakuasi jasad 50 korban meninggal dari KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa hingga hari ke-21 operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Sabtu (3/10/2026).
Mohammad Syafii Kepala Basarnas mengatakan, penyelaman menjadi salah satu upaya penting dalam pencarian dan evakuasi korban. Meski begitu, pelaksanaannya menghadapi banyak keterbatasan di lokasi.
“Penyelaman merupakan salah satu upaya penting dalam proses pencarian dan evakuasi korban. Dari hasil evaluasi pelaksanaan penyelaman, dilaksanakan rata-rata empat sampai lima sortie per hari. Setiap sortie dikerahkan dua sampai tiga tim dengan kekuatan lima penyelam tiap tim,” kata Syafii dalam konferensi pers di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam yang dikutip Antara.
Syafii menjelaskan, sejak KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan pada, Minggu 13 September lalu, kegiatan penyelaman mulai dilakukan sekitar hari ketiga. Penyelaman berlangsung pukul 09.00 sampai 16.00 WITA. Hasilnya, hingga hari ke-21 operasi SAR, sebanyak 50 korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim penyelam.
“Metode penyelaman memberikan kontribusi yang signifikan terhadap proses pencarian dan evakuasi korban, meskipun pelaksanaannya dihadapkan pada keterbatasan kondisi cuaca maupun kondisi lokasi pelaksanaan operasi SAR underwater,” ucapnya.
