Malaysia akan mengangkat persoalan kabut asap lintas batas dalam pertemuan para menteri luar negeri ASEAN menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-49 ASEAN di Manila, Filipina pada November 2026.
Langkah ini bertujuan mendorong mekanisme regional yang lebih efektif untuk menangani dampak kabut asap terhadap masyarakat di kawasan Asia Tenggara.
Datuk Seri Mohamad Hasan Menteri Luar Negeri Malaysia mengatakan, kabut asap membutuhkan perhatian khusus karena belum tercakup dalam mekanisme ASEAN yang selama ini digunakan untuk menangani bencana alam.
“Kami sudah memiliki mekanisme ASEAN untuk bencana alam, tetapi kabut asap tidak termasuk atau diklasifikasikan sebagai bencana alam. Jadi, ini akan menjadi salah satu isu yang akan saya angkat secara pribadi dalam pertemuan dengan rekan-rekan sejawat saya,” kata Hasan setelah menghadiri upacara pelepasan Raja Yordania Abdullah II di Kompleks Bunga Raya, Sepang, Malaysia, Senin (12/10/2026).
Menurut Hasan, pembahasan tersebut diperlukan untuk mencari pendekatan bersama yang lebih efektif dalam menghadapi kabut asap lintas batas.
