PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga suporternya agar tidak melakukan aksi kekerasan.
Ancaman tersebut disampaikan Erick Thohir Ketua Umum PSSI menyusul dua insiden penyerangan yang melibatkan oknum suporter sepak bola di Jawa Tengah dan Cirebon.
Erick mengatakan, PSSI akan mendorong penerapan sanksi tegas terhadap klub yang tidak mampu memastikan perilaku suporternya tetap tertib.
Namun, ia terlebih dahulu memberikan kesempatan kepada klub dan operator liga untuk menyepakati langkah bersama dalam menjamin keamanan pertandingan.
“Saya akan mendorong klub-klub yang tidak bisa menjaga suporternya (bisa saja mendapat) pengurangan poin sekarang. Tapi saya kasih kesepakatan dulu, ya, cuma, kami akan lakukan tindak tegas pastinya,” kata Erick dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
