National Radio Day kembali digelar di Cisarua, Bogor, pada 22-24 September 2026 setelah vakum selama tujuh tahun sejak terakhir diselenggarakan pada 2019. Kembalinya agenda nasional insan radio tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong transformasi radio di tengah perubahan perilaku pendengar serta perkembangan platform digital.
Awan Yudha Ketua Asosiasi Music Director Indonesia (AMDI) mengatakan radio masih memiliki ruang untuk berkembang meski menghadapi tantangan industri yang semakin besar. Menurutnya, radio tidak lagi dapat berjalan sendiri dan perlu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media dan industri musik.
“Radio itu sudah tidak bisa berjalan dengan sendirinya, tetapi harus berkolaborasi dengan apa pun bentuknya, media, label musik, apa pun itu. Harus sudah bisa berkolaborasi,” kata Awan.

Awan juga mendorong radio beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren konsumsi media. Radio, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan siaran konvensional, tetapi perlu mengembangkan aktivitas di luar siaran, membangun intellectual property (IP), serta memanfaatkan berbagai platform digital sesuai karakter dan segmentasi audiens.
