Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua agar meningkatkan perlindungan terhadap anak selama karhutla dan kabut asap melanda sejumlah wilayah Indonesia.
Kementerian Kesehatan mencatat 113.336 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak hingga 9 September 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.545 kasus terjadi pada balita. Karhutla meluas di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat hingga mendorong ASEAN menetapkan status Siaga Alert Level 3 sejak 26 Agustus 2026.
Di Riau, tercatat 10.783 kasus ISPA sepanjang Agustus-September 2026. Kasus terbanyak terjadi pada anak usia 0-9 tahun.
Sementara itu, Kalimantan Selatan melaporkan 524 kasus pneumonia selama periode kemarau dan karhutla.
