Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta Aparatur Sipil Negara (ASN) turun karena banyak status desil yang tidak sesuai kondisi riil.
Ia menginstruksikan perwakilan dinas berkolaborasi dengan jajaran kecamatan dan kelurahan untuk mendatangi setiap RT dan RW secara berkala untuk membahas kesesuaian penerina bansos.
“Pembahasannya harus melibatkan minimal tiga perempat warga dari RT tersebut, tokoh masyarakat, tokoh agama, lurah, camat, LPMK, serta tim pendamping dari pemkot,” terangnya.
Ia minta ASN tak lagi pakai acuan mekanisme verifikasi sebelumnya yang masih sering melewatkan warga miskin dan lansia sebatang kara.
“Ada lansia sendiri tidak pernah mendapatkan bantuan. Di mana kalian sebagai pejabat struktural. Mulai hari ini saya tidak mau lagi melihat ada warga yang tidak menerima bantuan ketika dia membutuhkan,” tegasnya.
