Tiga hari setelah insiden keracunan pangan oleh ratusan santri dan siswa, Badan Gizi Nasional (BGN) masih melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab kejadian itu.
Trenggono Wakil Kepala BGN mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus terhadap penanganan korban yang terdampak keracunan.
“Sementara masih dalam tahap investigasi, jadi belum ada (tersangka). Kami lebih fokus pada penanganan korban atau masyarakat yang terdampak terlebih dahulu,” katanya, Jumat (4/9/2026).
Dia menambahkan, saat ini sejumlah pihak terkait sedang melakukan pendalaman terkait keracunan ini untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.
Sementara itu, Trenggono menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan untuk pengelolaan program MBG di wilayah-wilayah sudah cukup ketat.
