Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengurangi hukuman Nadiem Anwar Makarim mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) dari 10 tahun, menjadi sembilan tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook.
Melansir Antara, putusan banding itu dibacakan Subachran Hardi Mulyana Hakim Ketua dalam persidangan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Menurut Subachran, putusan pengadilan tingkat pertama tidak seluruhnya dapat dipertahankan sehingga perlu diubah pada sejumlah bagian. Meski demikian, pertimbangan hukum yang telah sesuai dengan fakta dan penerapan hukum tetap dipertahankan.
“Sementara terhadap pertimbangan hukum Majelis Hakim pada Tingkat Pertama yang telah sesuai dengan fakta hukum dan penerapan hukum yang benar tetap dipertahankan serta diambil alih sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam putusan banding ini,” kata Subachran saat membacakan putusan.
Selain mengurangi hukuman penjara, majelis hakim juga meringankan ketentuan pidana denda. Nadiem tetap dikenai denda Rp1 miliar, tetapi pidana penggantinya dikurangi dari 190 hari menjadi 140 hari penjara.
