“Kemitraan kami dengan NASA dan USGS dibangun di atas potensi HAPS untuk berada di area operasi dalam jangka waktu yang lama. Berbeda dengan satelit, HAPS dapat melakukannya di bawah ketinggian orbit, sehingga menawarkan sudut pandang yang unik untuk mengatasi perubahan iklim dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk kejadian cuaca ekstrem,” ujar Mikkel Vestergaard Frandsen
More Related Articles
Pemprov Jatim: KDMP Diharapkan Jadi Pasar dan Agregator Produk UMKM Desa
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Jawa Timur diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan…
Persebaya Jeda Kompetisi, Reza Arya Tetap Latihan Jaga Kebugaran
Persebaya Surabaya memasuki jeda kompetisi Super League 2026/2027 selama agenda FIFA Matchday. Meski tidak ada…
Cuaca di Jawa Timur Hari Ini Diprakirakan Cerah Berawan
Cuaca di Jawa Timur (Jatim) diprakirakan cerah berawan hari ini, Selasa (9/7/2024). Menurut keterangan Badan…
