Jakarta, 29 September 2025 – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menambah infrastruktur kendaraan listrik dengan meresmikan tiga unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berdaya 22 kW di Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta. Kehadiran SPKLU ini menandai langkah nyata PLN dalam memperluas akses pengisian daya sekaligus mendukung target Pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE).
Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta, Heru Widada, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan PLN dalam menghadirkan fasilitas energi bersih di lingkungan BP2TL.
“Peresmian tiga unit SPKLU oleh PLN di lingkungan BP2TL ini menjadi bukti nyata bahwa kami tidak hanya berfokus pada pendidikan dan pelatihan, tetapi juga pada inovasi dan keberlanjutan. Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Kami pastikan, fasilitas ini akan mendukung ekosistem EV dan memudahkan seluruh pengguna. Pengoperasiannya pun dirancang agar sangat mudah dan praktis bagi siapa saja,” ujar Heru.
Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Pelanggan Nasional 2025 dengan tema “Pelanggan Hebat Energi Bersahabat”. Kehadiran tiga SPKLU baru ini menambah total fasilitas pengisian daya di wilayah kerja UP3 Lenteng Agung menjadi 42 SPKLU, memperkuat infrastruktur EV di Jakarta Selatan.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyatakan bahwa sinergi ini adalah langkah PLN untuk menyediakan fasilitas energi bersih di lingkungan strategis seperti BP2TL.
“Akselerasi ekosistem kendaraan listrik adalah kunci utama untuk mencapai target Net Zero Emission 2060. Keberadaan SPKLU di lokasi strategis seperti BP2TL ini bukan hanya sekadar menambah fasilitas, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi PLN dengan Kementerian Perhubungan dalam memasyarakatkan penggunaan energi bersih. Kami berkomitmen penuh untuk menyediakan infrastruktur pengisian daya yang andal dan merata di seluruh Jakarta Raya,” kata Andy Adcha.
Manager UP3 Lenteng Agung, Yuniar Budi Satrio, menambahkan bahwa fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah akses pengisian daya dan mendorong penggunaan Kendaraan Listrik di lingkungan BP2TL.
“SPKLU ini kami hadirkan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi seluruh pengguna kendaraan listrik, khususnya civitas BP2TL dan masyarakat sekitar. Dengan semakin banyaknya titik pengisian daya di Jakarta Selatan, kami optimistis ekosistem kendaraan listrik akan semakin berkembang dan masyarakat semakin yakin untuk beralih ke transportasi berbasis energi bersih,” jelas Yuniar.
