Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tajam pada perdagangan Selasa (22/9/2026). IHSG turun 107,69 poin atau 1,69 persen ke level 6.277,04.
Tekanan terhadap pasar saham Indonesia terjadi di tengah perhatian investor terhadap potensi penataan ulang atau rebalancing aliran dana asing di kawasan Asia Tenggara setelah Vietnam resmi masuk dalam klasifikasi emerging market FTSE Russell.
Sementara itu, indeks LQ45 yang mengukur kinerja 45 saham unggulan juga terkoreksi 8,68 poin atau 1,37 persen menjadi 625,61.
Maximilianus Nico Demus Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan, perubahan status Vietnam dari frontier market menjadi emerging market berpotensi memengaruhi distribusi aliran modal asing di kawasan.
“Peningkatan status Vietnam ke dalam FTSE emerging market, secara langsung memicu potensi penataan ulang (rebalancing) aliran modal asing di Asia Tenggara,” ujar Nico dilansir dari Antara.
