Bandara Soetta Perpanjang Penutupan hingga Pukul 17.30 WIB

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Minggu (6/9/2026) diperpanjang hingga pukul 17.30 WIB. Hal ini sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 17.30 WIB,” demikian keterangan Instagram @soekarnohattaairport.

Pengelola bandara mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan. Untuk informasi kebandarudaraan lebih lanjut, penumpang dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kerja sama seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” demikian keterangan resmi tersebut.

Sekadar informasi, abu vulkanik sangat berbahaya bagi pesawat udara karena bisa mengakibatkan kerusakan mesin. Abu vulkanik juga punya efek negatif buat manusia karena mengandung partikel kaca serta mineral tajam yang bisa menggangu sistem pernapasan, penglihatan dan mengakibatkan iritasi kulit.

Berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra RGB Himawari-9 pada Minggu (6/9/2026) pukul 06.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Sebaran dari permukaan hingga ketinggian 20 ribu feet terpantau ke arah Timur Laut-Selatan, mencakup sebagian Jakarta, Banten dan Jawa Barat serta perairan sekitarnya.

Sementara, sebaran dari permukaan hingga ketinggian 50 ribu feet teramati ke arah barat daya-barat laut. Wilayah cakupannya sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudra Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung dan Banten.(iss)

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *