Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) merilis laporan terbaru berjudul “The Protocol Gap: Indonesia” dalam gelaran Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026, di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (28/10/2026).
Laporan itu mengungkap fakta terkait maraknya pengambilan data dan karya jurnalistik dari berbagai situs berita oleh AI, tanpa adanya kompensasi kepada pemilik media.
Ika Karlina Idris Associate Professor at Public Policy and Management Program Monash University Indonesia menerangkan, pembaca berita online saat ini bukan lagi didominasi oleh manusia.
“Berdasar data Cloudflare, sebanyak 57,4 persen traffic internet kini didominasi oleh bot milik perusahaan teknologi global seperti Google, OpenAI, Meta, Anthropic, hingga ByteDance,” katanya.
Perusahaan-perusahaan tersebut, lanjut Ika, sangat membutuhkan konten berita. Karena mereka menilai, informasi dari situs berita selalu baru, terverifikasi, dan kaya akan data berkualitas untuk melatih sistem AI mereka.
