Kemenag Target Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Akhir 2026

Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan integrasi materi edukasi pencegahan penyebaran budaya lesbian, gay, bisexual, transgender, dan queer (LGBTQ) ke dalam kurikulum dimulai pada akhir 2026 atau paling lambat awal tahun ajaran baru 2027.

Romo Muhammad Syafi’i Wakil Menteri Agama mengatakan, integrasi materi tersebut akan dimulai setelah pembahasan materi tuntas.

“Beberapa poin strategis yang perlu menjadi fokus pembahasan kita bersama. Pertama adalah pendekatan edukatif. Pendekatan ini akan ditempuh dengan cara melakukan insersi kurikulum,” katanya dilansir dari Antara, pada Rabu (28/10/2026).

Ia mengatakan, materi tersebut rencananya juga akan menjadi acuan bagi para pemuka dan penyuluh agama yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain pendekatan edukatif, Kemenag membahas pendekatan agama dengan melibatkan pandangan berbagai agama di Indonesia.

“Tentu saja ini juga akan menjadi bahan acuan bagi para ustadz, para pendeta, para penyuluh agama yang langsung berhubungan, bersentuhan dengan masyarakat. Kita membawa bahan acuan yang sama,” ujarnya.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *