An’im Falachuddin atau Gus An’im anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKB meminta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) segera menuntaskan proses verifikasi dan pemutakhiran data antrean jemaah haji secara menyeluruh.
Desakan tersebut disampaikan menyusul adanya sekitar 400 ribu data yang terindikasi tidak valid dari total sekitar 5,7 juta pendaftar haji secara nasional.
Gus An’im mengapresiasi langkah Kemenhaj melakukan pembenahan data. Namun, menurutnya, proses tersebut perlu dilakukan secara komprehensif agar tidak menimbulkan persoalan dalam penetapan kuota maupun kepastian keberangkatan jemaah.
“Kami mengapresiasi upaya pembenahan data yang dilakukan Kemenhaj. Temuan sekitar 400 ribu data antrean yang berisiko tidak valid menunjukkan bahwa pemutakhiran data memang harus dilakukan secara berkala sampai tuntas,” ujar Gus An’im di Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Ia meminta Kemenhaj membuka secara rinci penyebab ratusan ribu data tersebut masuk kategori tidak valid. Menurutnya, klasifikasi persoalan data diperlukan agar proses perbaikan dapat dilakukan secara tepat dan transparan.
