Bahli Sebut Keterlibatan Kader Golkar dalam Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN sebagai Musibah

Bahlil Lahadalia Ketua Umum DPP Partai Golkar mengaku merasa sangat terpukul karena Fahd El Fouz, salah satu kader partainya kembali berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kali ini, Fahd terlibat kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk, serta penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026), di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Bahlil bilang itu adalah sebuah musibah. Tapi, dia menegaskan Partai Golkar menghargai proses hukum yang berjalan.

“Kami menganggap ini sebuah musibah, dan kami merasa terpukul. Tapi, Golkar akan menatap ke depan. Ini adalah sebuah musibah yang sudah barang tentu tidak semua orang menginginkan ini. Kami selalu menatap ke depan sebagai partai yang berpengalaman, sebagai partai yang banyak kadernya, memang kami juga tidak bisa mengontrol satu dengan satu. Yang terpenting adalah kami menghargai proses hukum yang berlaku. Kami menjunjung tinggi dan biarkanlah semua proses hukum itu kami hargai dengan baik,” ujarnya.

Seperti diketahui, hari Senin (14/9/2026), KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT), di Kantor BPN Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *