Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Rabu (16/9/2026), di tengah perhatian pasar terhadap keputusan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).
Rupiah dibuka pada level Rp17.730 per dolar AS, melemah 36 poin atau 0,20 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.694 per dolar AS.
Rully Nova Analis Bank Woori Saudara mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi ekspektasi kuat pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed.
“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah dipengaruhi oleh global, yakni antisipasi kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan hari ini waktu AS,” kata dilansir dari Antara.
Menurut Rully, survei pelaku pasar menunjukkan ekspektasi kenaikan suku bunga sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4 persen.
