Jemaah Kloter 6 Kediri Peroleh Kemudahan Akses Masuk ke Raudhah Berkat Sistem Tasreh Kolektif

Jemaah haji Indonesia Embarkasi Surabaya, khususnya dari Kloter 6 asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mendapat kemudahan luar biasa untuk berziarah ke Raudhah atau Taman Surga di Masjid Nabawi, Madinah.

Berkat koordinasi apik antara petugas kloter dan syarikat Arab Saudi, jemaah bisa masuk secara kolektif ke lokasi yang diyakini menjadi salah satu tempat mustajab untuk berdoa.

Muhammad Fathoni Ketua Pembimbing Ibadah Kloter 6, mengaku bersyukur atas terwujudnya program tasreh kolektif yang memudahkan jemaah masuk Raudhah pada Sabtu malam (10/5/2025) pukul 22.00 waktu Arab Saudi.

“Alhamdulillah, dengan adanya tasreh tadi malam, semua jemaah yang sebelumnya belum sempat atau belum bisa masuk ke Raudhah, akhirnya diberi kesempatan yang sama untuk beribadah di sana,” ujar Fathoni kepada Aini Kusuma, Reporter Suara Surabaya di Tanah Suci, Minggu (11/5/2025).

Dalam kesempatan itu, Kloter 6 membagi jemaahnya menjadi dua kelompok, yaitu 194 jemaah perempuan dan 176 jemaah laki-laki. Mereka berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan langka ini untuk beribadah di salah satu tempat paling suci dalam Islam.

“Jemaah sangat senang dan antusias. Semuanya dibimbing dan diingatkan untuk disiplin waktu agar tidak tertinggal. Meski ada satu-dua orang yang hampir ketinggalan, akhirnya semua tetap bisa masuk,” tambah Fathoni.

Pendaftaran kolektif ini dilakukan melalui sektor dan dibantu oleh pihak syarikat Arab Saudi. Selain skema tasreh kloter, jemaah juga bisa memanfaatkan aplikasi Nusuk yang disediakan Pemerintah Arab Saudi. Aplikasi ini memungkinkan jemaah mendaftar mandiri sesuai waktu yang mereka pilih.

“Jemaah yang belum mengunduh aplikasi Nusuk bisa mulai mencoba. Tinggal isi data lengkap seperti nomor paspor dan visa haji, nanti bisa atur jadwal masuk ke Raudhah sesuai waktu yang longgar,” jelas Fathoni.

Raudhah sendiri adalah area yang terletak di antara mimbar dan makam Nabi Muhammad SAW. Lokasi ini dipercaya sebagai salah satu tempat mustajab untuk berdoa, sebagaimana disabdakan Nabi bahwa area tersebut merupakan taman dari taman-taman surga.

Fathoni mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kesehatan, kedisiplinan waktu, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk beribadah di Masjid Nabawi dengan penuh ketulusan.

“Semoga Allah SWT memberikan kita semua kesempatan untuk selalu bisa beribadah dan merasakan ketenangan di Masjid Nabawi,” tutupnya. (ain/bil/ham)

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *