Pria di Bangkalan Ngaku Jadi “Imam Mahdi”, Peras Belasan Korban hingga Rp1,3 M

Seorang pria inisial F asal Kabupaten Bangkalan mengaku menjadi “Imam Mahdi” hingga nekat memeras belasan korbannya. Bahkan, salah satu korbannya diperas hingga Rp1,3 miliar.

Jailani kuasa hukum korban menerangkan, pelaku inisial F ini menggunakan modus penyebaran agama sesat sama seperti yang dilakukan sang ayah inisial AS, yang meninggal dunia pada 2025 lalu.

“Dari keterangan korban, pelaku F ini mengeklaim dirinya sebagai ‘Ratu Adil Alaihis Salam’ dan AS sebagai ‘Imam Mahdi’. Mereka mengaku dapat berkomunikasi secara langsung dengan Allah SWT. Selain itu, mereka juga mengeklaim siapapun yang bisa menghadap akan diberi ganjaran pahala setara 60 kali haji mabrur,” katanya, Minggu (25/10/2026).

Ajaran itu, lanjut Jailani, tidak bisa dibantah atau dipertanyakan oleh para santri. Karena, terduga pelaku telah menanamkan doktrin bahwa apapun yang diajarkan oleh guru tidak boleh dibantah.

Selain klaim sebagai “Imam Mahdi”, kedua terduga pelaku juga mengaku dapat memprediksi kematian seseorang hingga Salat Jumat adalah sebuah hadiah dan bukan kewajiban.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *