Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan pada perdagangan Rabu (21/10/2026) di level Rp17.992 per dolar AS.
Posisi tersebut sama dengan penutupan perdagangan sebelumnya, di tengah penantian pelaku pasar terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI).
Rully Nova Analis Bank Woori Saudara memperkirakan rupiah berpotensi melemah karena pasar mencermati keputusan BI mengenai arah suku bunga acuan yang akan diumumkan pada Rabu siang.
“Rupiah hari ini diperkirakan melemah dipengaruhi oleh domestik antisipasi hasil keputusan RDG BI siang nanti,” kata Rully dilansir dari Antara.
Menurut Rully, pelaku pasar masih terbelah dalam memperkirakan keputusan bank sentral. Sebagian memperkirakan BI mempertahankan suku bunga, sedangkan sebagian lainnya mengantisipasi kenaikan sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen menjadi 6 persen.
