Sampaikan Belasungkawa, Bupati Sleman Pastikan Bantuan Bagi Suporter PSS yang Kecelakaan

Harda Kiswaya Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman dalam kecelakaan di Tol Madiun arah Surabaya, Minggu (18/10/2026). Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan memberikan bantuan kepada para korban, termasuk yang masih menjalani perawatan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman yang hendak menuju Surabaya. Semoga para almarhum husnulkhatimah,” kata Harda di Sleman, Minggu, dikutip Antara.

Harda mengatakan, Pemkab Sleman akan membantu penanganan korban meninggal dunia maupun korban luka berat dan ringan akibat kecelakaan tersebut.

Ia juga mengingatkan kelompok suporter PSS Sleman, termasuk Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania, agar lebih memperhatikan keselamatan saat melakukan perjalanan untuk mendukung tim dalam pertandingan tandang.

Menurutnya, koordinasi keberangkatan perlu diperbaiki. Ia menyarankan para suporter menggunakan bus untuk mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan seluruh rombongan dapat kembali dengan selamat.

“Selalu berhati-hati di jalan. Saya mengimbau koordinasi keberangkatan dilakukan lebih baik dan sebaiknya menggunakan bus untuk meminimalkan risiko kecelakaan agar seluruh suporter dapat kembali ke Sleman dengan selamat,” ujarnya.

Harda juga berpesan kepada manajemen PSS Sleman agar menjadikan besarnya kecintaan dan dukungan para suporter sebagai motivasi untuk meningkatkan prestasi tim.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan mobil Toyota HiAce dan truk bermuatan kelapa terjadi di KM 616 Tol Madiun arah Surabaya, Minggu sekitar pukul 08.10 WIB.

AKP Dodit Prasetyo Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim VI Ngawi menjelaskan, HiAce tersebut membawa penumpang dari Yogyakarta menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, untuk menyaksikan pertandingan PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya.

Berdasarkan keterangan awal, mobil HiAce menabrak bagian belakang truk yang melaju di lajur kiri. Polisi menduga pengemudi HiAce mengantuk atau kurang berkonsentrasi.

“Sesampainya di TKP, di KM 616, mungkin pengemudinya mengantuk atau kurang konsentrasi istilahnya, akhirnya menabrak kendaraan truk yang berjalan di depannya,” kata Dodit kepada Radio Suara Surabaya, Minggu siang.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Satu korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan tiga lainnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka, terdiri atas lima orang luka ringan dan satu orang luka berat.

Dodit menambahkan, proses identifikasi sempat terkendala karena para penumpang HiAce tidak seluruhnya saling mengenal. Mereka berasal dari kelompok berbeda yang menggunakan kendaraan travel dengan tujuan sama, yakni Stadion GBT.

Sebagai bentuk penghormatan kepada korban, panitia pelaksana pertandingan Persebaya melawan PSS Sleman juga menyiapkan prosesi mengheningkan cipta selama satu menit sebelum laga. Kedua tim dijadwalkan mengenakan pita hitam sebagai tanda belasungkawa. Pertandingan pada Minggu sore sendiri berakhir seri 2-2 untuk kedua kesebelasan. (ant/bil/ham)

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *