Gerakan Sopir Truk Jawa Timur (GSJT) menggelar demonstrasi ke Kantor Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus lagi Rabu (30/9/2026) setelah unjuk rasa sebelumnya Rabu (29/4/2026).
Supriyono Koordinator GSJT menyebut tuntutan yang disampaikan sama dengan sebelumnya, barcode milik sopir terblokir.
Sejak Juni hingga sekarang sudah ada 150 sopir yang barcode-nya terblokir.
“Dan terpaksa akhirnya mereka beli. Beli pakai cash gitu kan. Terus ya semacam ada mafia dalam SPBU, pengurusan cepat tapi bayar. Ini terpaksa mereka pakai itu,” bebernya ditemui di lokasi demo.

