Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (7/7/2026).
Penguatan mata uang Garuda didorong oleh meningkatnya cadangan devisa Indonesia untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir.
Pada penutupan perdagangan, kurs rupiah menguat 15 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.980 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di level Rp17.995 per dolar AS.
Lukman Leong Analis Doo Financial Futures mengatakan, kenaikan cadangan devisa menjadi sentimen positif yang menopang pergerakan rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.
“Rupiah menguat merespons data cadev yang naik untuk pertama kali dalam 6 bulan,” kata Lukman dilansir dari Antara.
